Friday, August 23, 2013

Add Swap Partition in Ubuntu after System Installation

I always create swap partition every install new linux distro, and the size usually twice then my RAM around 2 GB to make the system work properly.

But when I was installing debian and used the same swap partition for debian, the swap partition in ubuntu is not available when I checked in system monitor so here what I do to add swap partition in ubuntu after system installation.

This way work for other distro not only in ubuntu, I also try this in arch linux.

For example my swap partition is /dev/sda2

sudo mkswap /dev/sda2
sudo swapon /dev/sda2

To enable this swap partition on boot, add an entry to /etc/fstab

sudo gedit /etc/fstab

then add this entry

/dev/sda2    none    swap   defaults     0   0

Then my swap available again.

Thursday, August 22, 2013

Install Netspeed applet in ubuntu

Netspeed applet like indicator to monitor network traffic such as download and upload speed so I know the speed of my network. I like this indicator and I install it in my ubuntu.


I install netspeed indicator in ubuntu 13.04 just run following command in terminal

sudo add-apt-repository ppa:alexeftimie/ppa
sudo apt-get update
sudo apt-get install indicator-sysmonitor dstat
mkdir -p ~/scripts && cd ~/scripts
wget http://webupd8.googlecode.com/files/sysmon_0.2.tar.gz && tar -xvf sysmon_0.2.tar.gz

then start the indicator

indicator-sysmonitor &




Monday, August 19, 2013

Reinstall Grub with Arch Linux live USB / CD

Installing dualboot or multiboot operating system sometimes can damage the boot loader and make the pc fail to boot as it happened to me when I was installing multiple linux distros a few days ago.

But do not worry because installing grub boot loader is very easy and I use Archlinux live usb to reinstall grub in my laptop.

Here is my way to fix it and reinstall grub using archlinux live usb.

First, I restart my computer and boot from live archlinux usb and I get todefault archlinux shell.

1. Create a root point for root disk in /mnt/root

mkdir /mnt/root

2. Mount root partition to this point

mount /dev/sdXX /mnt/root

3. Now I have to change the root

arch-chroot /mnt/root

4. Now is the time to regenerate grub.cfg

grub-mkconfig -o /boot/grub/grub.cfg

5. The last only install grub back in the MBR

grub-install /dev/sdX

Then reboot the computer and it was working and I can see boot menu to choose which os I will use.

Tuesday, April 30, 2013

Membuat Live USB Linux dengan Unetbootin

Salah satu keunggulan linux adalah kita bisa mencobanya terlebih dahulu dengan live USB atau Live CD. Metode live usb digunakan dengan tujuan kita bisa mencicipi linux tersebut sebelum akhirnya kita memutuskan untuk menginstall linux pada komputer kita.

Saya selalu menggunakan live usb beberapa linux sebelumm memutuskan untuk menginstalnya. Walau tidak semua linux menyediakan live session, namun pada umumnya distro linux terbaru menyediakan live cd.

Nah, bila anda ingin mencoba distro linux sebelum memutuskan untuk menginstalnya anda bisa melakukannya dengan mudah yaitu dengan aplikasi Unetbootin.

Dengan unetbootin kita bisa membuat live usb linux dengan mudah,
1. Jalankan Unetbootin


2. Centang pada Diskimage dan browse/cari file iso linux


3. Klik OK dan tunggu sampai prosesnya selesai. Setelah itu restart atau reboot komputer anda dan setting menu boot pada bios agar boot pertama kali melalui USB.

Untuk download Unetbootin bisa di sini. Atau anda bisa langsung menginstalnya pada ubuntu melalui terminal dengan perintah berikut:

sudo apt-get install unetbootin

Demikian cara mudah membuat live usb dengan unetbootin, Selamat mencoba.


Puppy Linux - Distro Linux Tercepat

puppylinux.org
Puppy Linux merupakan linux yang unik menurut saya, selain ukurannya yang relatif kecil yaitu sekitar 100 MB, puppy linux juga terbilang cukup cepat kinerjanya karena sistem umumnya berjalan dari RAM.

Cukup lama saya mencoba puppy linux, dari mencoba di live USB, install di laptop saya frugal install dan full install.

Puppy linux bisa juga digunakan sebagai penyelamat komputer yang crash atau eror saat booting pada komputer. Cara kerjanya tinggal install puppy pada usb atau live cd, kemudian tinggal boot dari media tersebut maka kita bisa secara penuh dapat mengakses komputer yang rusak tersebut dan mengakses data-data yang ada pada komputer tersebut.

Puppy linux mempunyai banyak farian atau istilahnya puppy derivative yaitu linux-linux yang tercipta dari distro ini.

Walau saya menginstall beberapa distro, memiliki puppy linux merupakan kewajiban bagi saya karena cukup mudah menggunakannya dan untuk jaga-jaga apabila saya mendapati komputer yang rusak.

Bila anda ingin mencoba puppy linux, silahkan download pada websitenya puppylinux.




Friday, March 15, 2013

Aku dan Linux

Perkenalanku dengan linux

Saya masih ingat pertama kali saya mengenal linux, waktu itu saya mengunjungi teman saya meminta dicopykan cd linux, waktu itu adalah live cd slax linux. Karena itu saya belum tahu kalau saya bisa download linux dengan gratis di internet.

Tapi pada awal itu bukanlah asal mula saya mempelajari linux karena saya hanya mencoba beberapa saat live cd itu karena saya masih merasa awam dan asing dengan linux yang saya dapatkan. Mungkin karena waktu itu saya sudah dimanjakan dengan kemudahan yang ada pada windows. Dan akhirnya kembali ke windows.

Mulai tertarik dengan linux

Setelah beberapa lama tidak bersentuhan lagi dengan linux, akhirnya saya kembali berjumpa lagi dengan linux.

Pertemuan saya dengan linux dimulai saat pertama kali saya masuk ke sebuah lembaga kursusan komputer dan bahasa inggris. Saya lebih menganal lebih dalam menganai linux dikarenakan pada lembaga itu semua komputernya menggunakan linux jadi mau tidak mau saya harus belajar menggunakan linux. Pada waktu itu saya berkenalan dengan BlankOn linux sebuah linux karya anak Indonesia turunan dari distro ubuntu pada waktu itu. Dari sanalah saya banyak belajar tentang linux, dari installasi linux, konfigurasi membuat jaringan dan aplikasi-aplikasi yang ada pada linux.

Sejak saat itulah saya mulai mengenal linux hingga saat ini.

Ada beberapa distro linux yang pernah saya coba karena ketertarikan saya pada linux. Berikut adalah beberapa distro linux yang pernah saya coba di komputer saya.

BlankOn
Ubuntu
Puppy Linux
Damn small linux
Debian
Linux Mint
Bodhi Linux
Dan masih banyak lagi distro linux yang pernah saya coba.

Demikianlah kisah perkenalan saya dengan dunia linux. Semoga bermanfaat.